, 05 September 2010
  Edisi 
 
Cari
Bulan
Tahun
 
Yastroki Cabang DKI Jakarta Tekankan Pencegahan
Stroke adalah masalah kita bersama, karena stroke makin hari makin merajalela tidak lagi menyerang usia lanjut seperti yang kita yakini sebelumnya, tetapi telah mulai mengincar usia lebih muda. Bahkan, stroke menyebabkan mereka yang sedang berada di puncak karier menjadi pupus harapannya, kata Ketua Umum Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Cabang DKI Jakarta dr Hj Farida A Djalil, SpS.

Stroke adalah masalah kita bersama, karena stroke makin hari makin merajalela tidak lagi menyerang usia lanjut seperti yang kita yakini sebelumnya, tetapi telah mulai mengincar usia lebih muda. Bahkan, stroke menyebabkan mereka yang sedang berada di puncak karier menjadi pupus harapannya,? kata Ketua Umum Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Cabang DKI Jakarta dr Hj Farida A Djalil, SpS.

Perubahan tren usia penderita yang terserang stroke ini terjadi karena perubahan pola hidup, sehingga untuk mencegah agar tidak terserang stroke dengan sendirinya kita harus merubah pola hidup dari pola hidup tidak sehat, ke arah pola hidup sehat, baik secara jasmani maupun rohani. diantaranya dengan memperhatikan pola makan yang sehat, cukup istirahat, olah raga teratur, tahu batas lemampuan diri dan senantiasa berserah diri, serta mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan tuhan Yang Maha Esa.
Farida mengaku merasa tersentak, mendengar pernyataan dibeberapa kota besar di Indonesia, stroke sekarang mengincar di saat seseorang sedang berada dipuncak kariernya, atau menyerang diusia produktif, sehingga dengan sendirinya sangat mengganggu aktivitas yang sedang dijalaninya.
Kecacatan akibat penyakit stroke termasuk yang tertinggi diantara penyakit-penyakit lainnya. Bukan hanya itu yang lebih menyedihkan lagi di negara maju maupun negara berkembang penderita stroke makin hari, semakin bertambah. Karenanya beberapa dokter mengusulkan untuk mengganti istilah stroke dengan ?Brain Attack? seperti istilah ?Heart Attack? untuk serangan jantung.
Pada kesempatan itu Farida mengajak seluruh masyarakat khususnya pengurus Yastroki dan Insan Paca Stroke beserta keluarga untuk memerangi penyakit ini, agar generasi kita yang akan datang menjadi manusia yang berpola hidup sehat dan mencapai puncak karier tanpa harus diserta embel-embel sakit stroke.
Program kedepan Yastroki Cabang DKI Jakarta akan menekankan pada pencegahan (preventif), baik melalui siaran radio, mencetak famplet, dan kaset petunjuk senam stroke kepada klub-klub stroke baik yang berbasis rumah sakit maupun yang berbasis masyarakat seperti yang ada di Kelurahan Pulogadung Jakarta Timur.
Klub stroke yang ada di kelurahan Pulogadung ini, murni atas inisiatif warga masyarakat yang peduli terhadap meningkatnya angka kejadian stroke di DKI Jakarta khususnya di wilayah kelurahan Pulogadung. Yastroki Cabang DKI Jakarta hanya memberi dukungan agar klub stroke ini bisa berjalan sebagaimana mestinya serta membantu dalam menyediakan matras untuk latihan senam stroke di wilayah Pulogadung ini.
Dengan adanya klub stroke di Kelurahan Pulogadung, IPS yang ada dikelurahan ini tidak perlu repot-repot lagi mengunjungi klub stroke yang ada di rumah sakit untuk melakukan berbagai aktivitas latihan yang jaraknya cukup jauh dari kediaman mereka. Karena bagi IPS senam stroke sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan.
Saat ini sudah ada 10 klub stroke binaan Yastroki Cabang DKI Jakarta yang mendapat dukungan penuh dari rumah sakitnya, dengan jadual latihan seminggu sekali. Klub stroke ini akan menjadi ujung tombak pembinaan yang dilakukan Yastroki Cabang DKI Jakarta, utamanya untuk membangkitkan rasa percaya diri IPS yang cenderung menurun pasca serangan stroke. Selain itu klub stroke juga sangat besar manfaatnya untuk menekan angka kejadian stroke di DKI Jakarta yang mempunyai kecenderungan peningkatan cukup tajam
Bukan hanya itu Yastroki cabang DKI Jakarta juga akan mengadakan pelatihan ?Care Giver?bagi keluarga pasien, sehingga dapat merawat anggota keluarganya sendiri di rumah tanpa harus membayar perawat. Upaya ini sebagai salah satu bagian untuk mensukseskan program Yayasan Stroke Pusat yang menginginkan adanya klub stroke berbasis masyarakat. RIS

Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
:: Artikel sebelumnya
>> Pasien Terserang Stroke Tak Lagi Kehilangan Periode Emas
>> 7 Tahapan Terapi Stroke Akut
>> Hadi Sumarsono Terus Jalani Pengobatan untuk Hindari Stroke Susulan
>> Angklung Salah Satu Terapi Penderita Stroke
>> Perhatian Pemerintah Terhadap Penyakit Degeneratif Kurang
>> NAMA KLUB STROKE DI JABODETABEK
>> Ketua Umum Yastroki Laksamana TNI (Purn) Sudomo:
Stroke Bisa Ganggu Sosial Ekonomi Keluarga
>> MEMBANGUN BUDAYA HIDUP SEHAT
>> “GELIS”
GERAKAN PEDULI STROKE
>> KESEMPATAN BARU BAGI PENDERITA GAGAL GINJAL

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra

Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Yastroki : redaksi@yastroki.or.id
Copyright © 2003 Yastroki.or.id
design by Visionnet