Selasa, 23 September 2014
  Edisi 
 
Cari
Bulan
Tahun
 
Penanganan Demam yang Rasional
Setiap manusia dalam hidupnya pasti pernah mengalami demam pada tubuhnya dan hal ini telah berlansung sejak zaman dahulu. Demam pada manusia bukan suatu penyakit khusus, namun demam merupakan salah satu gejala alamiah yang timbul pada manusia terhadap pengaruh baik dari luar tubuh manusia maupun dari dalam tubuh manusia.

Setiap manusia dalam hidupnya pasti pernah mengalami demam pada tubuhnya dan hal ini telah berlansung sejak zaman dahulu. Demam pada manusia bukan suatu penyakit khusus, namun demam merupakan salah satu gejala alamiah yang timbul pada manusia terhadap pengaruh baik dari luar tubuh manusia maupun dari dalam tubuh manusia. Demam terutama yang terjadi pada bayi atau anak-anak merupakan suatu hal yang sangat menakutkan bagi para ibu muda.
Pada orang dewasa suhu diatas 370C merupakan batas demam, sedangkan pada anak anak 37,50C (memakai thermometer di ketiak). Pengukuran suhu dengan thermometer khusus untuk mulut atau thermometer khusus untuk anus, atau thermometer khusus untuk telinga; disebut normal bila dibawah 380C. Bahkan pendeteksian panas secara masal kini dapat dilaksanakan misalnya pada saat kasus flu burung meningkat dengan scanner khusus deteksi panas.
Suhu tubuh terendah terjadi sekitar jam 6.00 pagi dan tertinggi biasanya terjadi sekitar jam 16.00 hingga 18.00 sore. Setiap tubuh manusia pasti panas, dan baru hilang bila manusia tersebut mati. Setiap sel tubuh manusia memerlukan energi agar dapat memelihara struktur dan fungsinya. Sumber energi manusia didapatkan dari makanan dan minuman yang dikonsumsinya setiap hari dan dipakai untuk kerja eksternal (misalnya waktu menggerakkan tubuh) atau kerja internal (misalnya pembuatan sel darah merah di sumsum tulang). Tidak semua energi yang berasal dari makanan kita pakai sebagai sumber tenaga. Sisa energi yang berupa panas akan dibuang melalui kulit, paru ? paru, ginjal dan usus, baik dalam bentuk padat, cair, gas, maupun penguapan.
Dalam suatu kondisi tertentu misalnya cuaca panas terik, atau ketidak seimbangan enzyme/zat kimia dalam tubuh akibat zat racun kuman, akan terjadi peningkatan suhu tubuh, melebihi suhu yang masih dapat ditolerir (380C.) Peningkatan suhu tubuh pada setiap manusia sangat berbeda, tergantung pada daya tahan tubuhnya, walaupun penyakitnya sama(misalnya sama-sama menderita demam berdarah). Namum pada suhu di atas 400C, biasa bagian otak mulai mengalami kelainan yang akan berakibat pada kejang atau menurunnya kesadaran.
Pemicu panas pada manusia :
VirusBakteriJamurParasitObat2anTumorCuacaRacun /Bahan berbahaya Demam Berdarah, Gondongan, Flu dsb.Radang tenggorok, Bisul, Radang tenggorokJamur sistemis misalnya keracunan tempe bongkrekMalariaTurunan Penicillin, Turunan Bleiomycin, Turunan AntalginBerbagai tumor ganasCuaca panas misalnya di padang pasir, di ruang terbuka siang hariRacun tikus, pestisida,

Penatalaksanaan demam:
Prinsip utama adalah menurunkan demam secepat mungkin untuk menghindari timbulnya efek samping demam seperti kejang atau penurunan kesadaran. Upaya yang telah dilaksanakan sejak jaman dahulu untuk menurunkan panas adalah kompres memakai air pada dahi, belakang kepala, kedua ketiak, dan kedua lipat paha. Hingga kini masih terjadi perdebatan antar para ahli apakah memakai air dingin/air es/alkohol 70% atau memakai air hangat.
Pemakaian air dingin/air es/alkohol akan lebih cepat menurunkan panas dengan risiko penderita sering menggigil, dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Pemakaian kompres air hangat lebih dianjurkan karena menurunkan suhu tubuh secara bertahap, dan menyebabkan timbulnya keringat sehingga pada akhirnya menurunkan panas. Namun pada kondisi tertentu misalnya kejang2 pada anak, penulis menganjurkan pemakaian air dingin/alkohol 70% dengan pertimbangan semakin lama kejang semakin banyak kerusakan otak yang terjadi.
Obat-obatan penurun panas diberikan secepatnya untuk membantu menurunkan panas. Terdapat beberapa golongan penurun panas yang dapat dipakai seperti Paracetamol (misalnya Panadol, Bodrex, Paramex, Tempra); Golongan Aspirin ( Misalnya Aspilet, Naspro, Aspro, puyer bintang tujuh dsb); Golongan Ibuprofen (Misalnya Proris. Fenris dsb); Golongan Rofecoxib (akan beredar di Indonesia dalam waktu dekat). Obat-obat penurun panas terdapat dalam bentuk obat tetes, syrup, bubuk dan tablet, sedangkan dosis obat-obatannya telah tertera dalam masing masing kemasan obat. Biasanya pemakaiannya sehari tiga kali, dan bila terpaksa dapat dipakai empat kali. Patuhi dosis yang tertera karena pemakaian berlebihan dapat menyebabkan kerusakan ginjal atau hati si pemakai.
Selain itu tidak dianjurkan memakai pakaian yang tebal karena dapat meningkatkan suhu tubuh dan menyebabkan timbulnya kejang. Bila dalam dua hari panas tidak turun dan tetap tinggi, sebaiknya penderita segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.


Bila anda punya saran atau masalah yang dapat dibahas bersama dalam majalah ini, hubungi kami melalui redaksi ?GEMARI? atau melalui e-mail: harunriyanto @ hotmail.com

:: Artikel sebelumnya
>> KIAT MENGATASI MENCRET
>> KIAT PENDERITA KENCING MANIS HADAPI BULAN PUASA
>> CARA MENGATUR MAKANAN PENDERITA KENCING MANIS DI BULAN PUASA
>> KEHAMILAN PALSU
>> INFEKSI HIV YANG BERUJUNG MAUT
>> Peran dan Kiprah Yayasan Stroke Indonesia
>> Pedoman Praktis Insan Pasca Stroke
>> Mengenal Gejala dan Kiat Mencegah Stroke
>> Warning Sign of a Stroke
>> Penilaian Resiko Stroke

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra

Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Yastroki : redaksi@yastroki.or.id
Copyright © 2003 Yastroki.or.id
design by Visionnet