Senin, 20 Oktober 2014
  Edisi 
 
Cari
Bulan
Tahun
 
Setiap Tahun 500.000 Penduduk Indonesia Terkena Stroke
Walau terus berkembang secara global, penuaan, malas bergerak, merokok, makanan cepat saji, semua ini dapat memacu perkembangan epidemik dari stroke, penyakit jantung, dan ?Vascular cognitive impairment?. Dalam skala global, stroke sekarang berada dalam peringkat kedua, di bawah penyakit jantung ischemic sebagai penyebab kematian dan merupakan faktor utama penyebab kecacatan serius.

Walau terus berkembang secara global, penuaan, malas bergerak, merokok, makanan cepat saji, semua ini dapat memacu perkembangan epidemik dari stroke, penyakit jantung, dan ?Vascular cognitive impairment?. Dalam skala global, stroke sekarang berada dalam peringkat kedua, di bawah penyakit jantung ischemic sebagai penyebab kematian dan merupakan faktor utama penyebab kecacatan serius.

Stroke sama sekali tidak mengindahkan usia, jenis kelamin dan kewarganegaraan anda. Bila tidak ada yang dilakukan, jumlah manusia yang diperkirakan akan terkena stroke pada 2020 akan berlipat ganda. Apabila apa yang telah kita ketahui sekarang diaplikasikan, maka separuh dari jumlah tersebut dapat dicegah.
Banyak yang kita lakukan untuk mencegah dan merawat pasien stroke serta merehabilitasi mereka yang sedang menderita akibat efek-efek penyakit stroke (Insan Pasca Stroke/ IPS). Mendidik para profesional di bidang kesehatan di semua level melalui bahasa umum, sebuah kurikulum inti, materi-materi online, mentoring jarak jauh, dan kesempatan untuk belajar dalam suasana praktek klinis.
Mendirikan tim-tim gabungan antar disiplin ilmu untuk perawatan dan perehabilitasian stroke perawatan stroke yang berkualitas adalah yang terorganisir, tetapi tetap saja tidak terlaksana di mana pun. Oleh karena itu kita harus, mendirikan sebuah tim antardisiplin ilmu yang bersama-sama mengembangkan keahlian dan mengubah data-data menjadi usaha yang nyata. Mendirikan unit-unit khusus stroke yang sederhana maupun yang komprehensif.
Unit-unit stroke telah lama membuktikan betapa berharganya mereka, bahkan dalam bentuk yang paling dasar sekalipun. Mendirikan sebuah sistem perawatan stroke yang merespons semua kebutuhan-kebutuhan dari para individu-individu yang sedang menghadapi akibat dari stroke. Masyarakat awam, baik bertindak sebagai individu maupun penasihat adalah kunci dari masa depan mereka sendiri, apakah masa depan yang berisiko atau aman, tetapi tidak cukup banyak yang telah dilakukan.

Penyakit pembuluh darah
Serangan otak (stroke) adalah penyakit peredaran pembuluh darah di otak, kerusakan pembuluh darah di otak bisa disebabkan karena tersumbat atau pecahnya pembuluh darah tersebut. Dewasa ini seiring dengan lajunya pembangunan di Indonesia, telah mengubah pola struktur masyarakatnya, dari masyarakat agraris menjadi ke masyarakat industri.
Perubahan tersebut membawa dampak pada pergeseran gaya hidup desa ke gaya hidup masyarakat perkotaan, termasuk kepada pola makan yang tadinya alami menjadi gemar makan makanan yang cepat saji. Efek lain dari perubahan pola hidup itu ialah terletak kepada pergeseran penyakit, dari penyakit infeksi ke penyakit degeneratif, yakni penyakit cardiovascular dan stroke.
Di Indonesia, diperkirakan setiap tahun terjadi 500.000 penduduk terkena serangan stroke, dan sekitar 25% atau 125.000 orang meninggal dan sisanya mengalami cacat ringan atau berat. Saat ini stroke menempati urutan ketiga sebagai penyakit mematikan setelah penyakit jantung dan kanker, sedangkan di Indonesia stroke menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian di rumah sakit.
Menurut hasil kongres stroke sedunia, dalam sekala global stroke sekarang berada dalam peringkat kedua, di bawah penyakit jantung ischemic sebagai penyebab kematian dan merupakan faktor utama penyebab kecacatan serius.
Stroke merupakan penyakit yang menyerang orang pada usia 40 tahun ke atas, namun saat ini stroke bukan saja menyerang orang yang sudah tua, tetapi juga menyerang pada orang yang usianya lebih muda, dan dari tahun ke tahun jumlah orang yang terkena stroke terus mengalami peningkatan.
Kenyataan yang menunjukkan kecenderungan penyandang stroke terus bertambah, telah menggugah keprihatinan para ahli penyakit stroke yang mengadakan Kongres Stroke Dunia pada tanggal 23 ?26 Juni 2004 di Kanada untuk memproklamasikan Hari Stroke Se-Dunia yang jatuh pada tanggal 24 Juni.
Berdasarkan pada penetapan Hari Stroke se-Dunia tersebut, Yayasan Stroke Indonesia sebagai organisasi sosial yang bergerak dalam bidang penanggulangan stroke di Indonesia yang mencakup preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif, akan menyelenggarakan berbagai kegiatan.
Salah satu wujud kepedulian Pengurus Yastroki terhadap klub-klub stroke, pada tanggal 23 Juni dilakukan peninjauan terhadap Klub Stroke RS Pusat Rehabilitasi Cacat Veteran yang memperingati Hari Stroke Sedunia, dengan kegiatan memberikan pemeriksaan stroke terhadap seribu orang yang rawan terhadap serangan stroke. RIS


Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
:: Artikel sebelumnya
>> Tommy Hendra W:
Kehilangan ?Golden Period? Akibat Penolakan Rumah Sakit
>> IPS Tak Perlu Ragu Lakukan Hubungan Seksual
>> GEBYAR HARI STROKE SEDUNIA MEMBAKAR SEMANGAT
>> HATI-HATI TERSERANG STROKE
>> IPS Tak Perlu Ragu Lakukan Hubungan Seksual
>> Peran dan Kiprah Yayasan Stroke Indonesia
>> Pedoman Praktis Insan Pasca Stroke
>> Mengenal Gejala dan Kiat Mencegah Stroke
>> Warning Sign of a Stroke
>> Penilaian Resiko Stroke

Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | Yamp | Indra

Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Yastroki : redaksi@yastroki.or.id
Copyright © 2003 Yastroki.or.id
design by Visionnet