SAAT ini penyakit stroke tidak hanya menyerang kaum. lanjut usia (Lansia), generasi muda pun sudah banyak yang terserang penyakit tnt Untuk mengetahui seberapa jauh masalah penyakit ini, Pelita mewawancarai Ketua Urmun Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki), Laksamana TNI (Pur) Sudomo. Berikut petikannya.
Bagaimana perkembangan penderita penyakit stroke di Indonesia sekarang?
Penyakit stroke bisa nienyerang siapa saja tanpa memandang jabatan ataupun tingkatan sosial ekonomi. Dalam dasawarsa terakhir ini sesuai dengan pengamatan dan peninjauan Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) di rumah sakit maupun yang berada dalam masyarakat, terdapat kecenderungan meningkatnya jumlah penyandang stroke di Indonesia. Kecenderung-annya menyerang generasi muda yang masih produktif. Ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga. SAAT ini penyakit stroke tidak hanya menyerang kaum. lanjut usia (Lansia), generasi muda pun sudah banyak yang terserang penyakit tnt Untuk mengetahui seberapa jauh masalah penyakit ini, Pelita mewawancarai Ketua Urmun Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki), Laksamana TNI (Pur) Sudomo. Berikut petikannya.
Bagaimana perkembangan penderita penyakit stroke di Indonesia sekarang?
Penyakit stroke bisa nienyerang siapa saja tanpa memandang jabatan ataupun tingkatan sosial ekonomi. Dalam dasawarsa terakhir ini sesuai dengan pengamatan dan peninjauan Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) di rumah sakit maupun yang berada dalam masyarakat, terdapat kecenderungan meningkatnya jumlah penyandang stroke di Indonesia. Kecenderung-annya menyerang generasi muda yang masih produktif. Ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga.
Melihat kenyataan ini, apa yang dilakukan Yastroki?
Sesuai dengan visi dan misi Yastroki yaltu menurunkan insiden stroke di Indonesla telah mencanangkan program untuk mengadakan penanggulangan terhadap terjadinya stroke. Program tersebut dlusahakan melalui penumbuhan-penumbuhan peran serta masyarakat di daerah, antara Jain.dengan membentuk cabang-cabang Yayasan
Stroke Indonesia di beberapa daerah, utamanya di kota-kota besar yang memiliki kecenderungan meningkatnya angka stroke, seperti kota Bandung yang merupakan ibukota provinsi Jawa Barat.
Dengan terbentukiiya cabang Yastroki di daerah, diharapkan penanggulangan stroke dapat ditingkatkan secara efektif keberhasilannya.
Lalu, bagaimana bentuk koordinasinya antara Yastroki Pusat dan Daerah?
Hubungan antara Yastroki Pusat dan Yastroki Cabang bersifat konsultatif timbal balik antara pusat dan daerah dan sebaliknya. Disamping itu, hubungan pusat dan daerah bersifat otonom. Artinya, dalam masalah organisasi masing-masing mempunyai kewe-nangan penuh dalam mengurus rumahtangganya sendiri.
Organisasi mempunyai tugas untuk melaksanakan program-program yang secara keseluruhan mencakup penanggulangan masalah stroke. Adapun program-program yang telah, dilaksanakan Yastroki Pusat, antara lain mencakup bidang sosialisasi kepada masyarakat dalam penanggulangan stroke, dengan mengembangkan Gerakan Peduli Stroke (Gelis) dan Gerakan Peduli dan Akrab Stroke (Gempar).
Bagaimana pula reali-sasi Program Gelis?
Program Gelis dan Gempar ini diarahkan ke lingkungan RT dan RW dengan cara mem-bentuk klub-klub strbke. Klub stoke ini berfungsi sebagai mediator dan motivator untuk menciptakan kesadaran masyarakat agar mengetahui arti, bahaya, dan cara mengatasi dan menyalurkan seseorang apabila terjadi serangan stroke yang mendadak ke tempat peyanan unit-unit stroke di rumah sakit yang ada.
Sedangkan program lain yang telah dicanangkan oleh Yayasan Stroke Indonesia Pusat, yaitu penelitian tentang stroke yang dilaksanakan di rumah-rumah sakit untuk mengetalmi sistem penanganan stroke serta jumlah pasien stroke yang ada. Penelitian dan pengkajian ini bersifat retrospektif.
Apa hubunganya Yastroki dengan Nusantara Stroke medical Center?
Dalam rangka membantu meningkatkan pencegahan dan pelayanan stroke di Indonesia, maka Yastroki Pusat telah berhasil mendorong peran dan partisipasi masyarakat untuk mendirikan Klinik Nusantara Stroke and Medical Center, yang seluruh dananya didukung oleh kelompok masyarakat yang peduli stroke, khususnya dari masyarakat DKI Jakarta.
Gambaran program yang dicanangkan Yastroki Pusat merupakan seluruh tahapan program Yastroki dalam melaksanakan visi dan misinya. Program Yastroki ini berorien-tasi dan berbasis pada kekuatan masyarakat (communtty base development).
Apa saran Anda tcrhadap kaum muda agar tidak terserang stroke?
Guna menghindari semakin meningkatnya angka stroke di usia muda, kaum muda diminta untukberhati-hati dan mengubah pola hidup yang selama ini dijalaninya, Saat ini kecenderungan kelompok risiko terserang stroke di usia muda cukup memprihatinkan, selain karena perubahan pola hidup dan gaya hidup.
Lebih baik menghindari atau tidak merokok, mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempuma atau dengan gizi seimbang, dan jangan hidup santai-santai atau tanpa olahraga.
Generasi muda yang perjalanan hidupnya masih panjang, untuk mampu berkiprah dan bersaing dengan sumber daya manusia lain dari luar negeri. Kecacatan yang mereka sandang akibat serangan stroke, bukan hanya menjadi beban keluarga, tapi juga beban masyarakat secara umum.
Oleh karena itu, perlu Sosialisasi kepada masyarakat yang terus menerus, agar dapat menerapkan pola hidup sehat dan sejahtera. Hal itu bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya melalui berbagai seminar, penyuluhan, dan imbauan melalui media massa.(dew)
|