| Jakarta (22/10) Yayasan Stroke Indonesia menerima bantuan dari Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian Sosial Jakarta (YKDK), pemberian bantuan untuk diperuntukan untuk membantu pengobatan pasien stroke yang kurang mampu secara ekonomi, penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding), dari Yastroki diwakili oleg Dr. Farida A. Djalil, Sp.S. (Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Luar Negeri ), bantuan yang berupa dana itu tidak serahkan pada saat itu juga, tetapi diatur dalam sebuah peraturan pelaksanaannya. Yastroki akan menyalurkan bantuan itu kepada pasien stroke yang berhak menerima, tentunya tidak semua orang stroke bisa menerima bantuan tersebut, tetapi yang hanya memenuhi syarat seperti yang telah ditentukan oleh Yayasan Stroke, bantuan tersebut sifatnya sementara tidak terus menerus.
Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian Sosial Jakarta yang memberikan bantuan kepada Yastroki adalah yayasan nirlaba yang telah berdiri sejak tahun 2008 dan selama itu pula telah menjalankan 250 program kemanusiaan dan dalam penandatanganan penyerahan bantuan kepada 13 mitra kerja itu telah tersalur dana sebesar 11 milyar. 13 mitra kerja tersebut yaitu : Yayasan Indonesia Mendengar, Yayasan Realita Ilmu, Yayasan Transformasi Lepra Indonesia, Yayasan Penyantun Anak Asma Indonesia, Ikatan Atlet Nasional Indonesia, Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia, Yayasan Thalasemia Indonesia, Perhimpunan Warga Tulang Sehat Indonesia, Yayasan Jantung Indonesia, Yayasan Lupus Indonesia, Yayasan Stroke Indonesia, Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia.
Harapan kami dana tersebut digunakan sebaik-baiknya, ujar Arwin Rasyid Ketua YKDK.
Penandatangan MoU disaksikan oleh para undangan, termasuk beberapa Pengurus Yastroki, antara lain, Ny. K. Soepardjo Roestam, Drs. Suhardi, MM, Dr. Mulyono Soedirman, Sp.B., Sp.OT, MBA, Oepin Radinal Moochtar.
|