| Untuk meminimalkan terjadinya kecacatan pada penderita stroke, diperlukan penanganan yang cepat, tepat dan cermat. Itulah salah sastu prinsip yang harus dipegang teguh oleh setiap neurolog dalam menangani penderita stroke. Hal itu pula yang sangat bermakna bagi penderita yaitu selain mengurangi kecacatan, juga mempercepat pemulihan. Orang yang terkena stroke pada usia muda akan lebih cepat proses pemulihannya dibandingkan dengan mereka yang terkena stroke pada usia tua. Hal ini disebabkan regenerasi pada orang muda lebih cepat, sehingga dengan penanganan yang cepat, tepat dan cermat kemungkinan pulih bisa lebih besar. ?Pengalaman kita selama menangani stroke muda, umumnya Recovery mereka lebih bagus sehingga kemungkinan pulih seperti sediakala bisa lebih besar, dibandingkan mereka yang sudah usia lanjut,? katanya.
Sementara itu Dr Samino, ahli stroke Rumah Sakit Islam Jakarta yang juga penasehat ahli YASTROKI mengatakan, saat ini risiko serangan stroke meningkat 10-15 kali. Keadaan ini bila dibandingkan tahun dengan tahun 1970 yang hanya sekitar 2,5 persen, jelas ada peningkatan yan g cukup tajam, terutama di daerah perkotaan, sebagai akibat berubahnya pola hidup masyarakat, dan gaya hidup serta berubahnya pola makan.
Sikap masyarakat yang berubah begitu rupa, yang banyak menimbulkan stres pada masyarakat, juga menjadi pemicu timbulnya penyakit stroke pada masyarakat. Keadaan ini diperparah dengan perhatian pemerintah yang belum seluruhnya memberikan perhatian penuh terhadap penyakit yang dapat menimbulkan kematian ini, yaitu belum diikuti dengan pelayanan yang wajar, karena pelayanan dan SDM yang tidak siap. |